Khamis, 18 November 2021

AKU DI MUSIM KOBID



Para pembaca 

gua baru selesai menulis sebuah sajak mengenai pengalamn gua di zaman Kobid. Sajak ini akan dihantar ke Dewan Satera - Majalah sastera terbitan Dewan Bahasa dan Pustaka

Pembaca sila nikmati sajak ini. Diharapkan Pengarang Dewan Sastera akan menerima sajak ini untuk diterbitkan.

Pembaca akan bermurah hati  untuk memberi komen

Wasaalam. Amin. 


Yang bersastera

Tukar Tiub




 AKU  DI MUSIM KOBID


Aku

Kalau sampai waktuku 

Ku mau tak seorang kan merayu 

Tidak juga kau 

Tak perlu sedu sedan itu


 Aku ini binatang jalang 

Dari kumpulannya terbuang 

Biar peluru menembus kulitku 

Aku tetap meradang menerjang 


Luka dan bisa kubawa berlari 

Berlari Hingga hilang pedih peri 

Dan aku akan lebih tidak peduli

 Aku mau hidup seribu tahun lagi


Tersiap

Di Le Chateau

18/11/2021

jam 4.00ptg



3 ulasan:

capt salai berkata...

Woii tt..sayu sajak lu,mcm sajak org nak mati je..nak cepat entot bidadari itam ke..kesian kt taktak ngn ezi yatim piatu

Tanpa Nama berkata...

Lu banyak copy paste org lain punya ayat bro...tapi satu percubaan yg baik dan gwa rasa u lebih layak bersajak ttg org gila kuasa..

Aku berkata...

ini sajak 1943 bang ha ha ha ha ha