.

Selasa, 24 Mei 2016

BAHASA MUDAH




BAHASA MUDAH
Nih.. bang janggut Tiub. Kamu pun xperlu la nk jadi bangang. Kamu menggelarkan diri kamu otak sasterawan. Harap janggut panjang. 

Ustaz tu menterjemahkan balik dalam bahasa yg mudah kita faham berkaitan cerita Baginda Nabi Muhammad SAW dgn kijang tu. Kamu sendiri guna bahasa ntah apa2 ntah dalam blog kamu.. lu pikir sendiri la bro. on SAJE NAK TANYA
Publish | Delete | Spam
Anonymous
on 5/24/16



---------

11 ulasan:

Tanpa Nama berkata...

Supaya kita sentiasa menggunakan fikrah yang diberi Ilahi. Mari kita lanjotkan perbahasan bab Kijang ni dengan pendapat2 yang lain...
Hadits palsu             Ahli hadis  dan sekaligus ahli tafsir kondang, imam ibn katsir (w. 774 H) mengatakan bahwa hadits taslim al-Ghazlah ( penghormatan kijang) itu laisa lahu ashl (tidak ada sumbernya),hadismaudhu’ (palsu). Imam ibn hajar al-Asqalani (w 852 H)  dalam kitabnya fath al-bari, juga menegaskan hal yang sama. Belaiu berkata “adapun hadits tentang penghormatan kijang kepada Nabi Saw. Maka kami tidak menemukan sanadnya. Baik sanad yang kuat maupun yang lemah.”             Karenanya, apa yang di maksud oleh imam ibn katsir itu bahwa hadits penghormatan kijang kepada nabi Muhammad saw. Itu tidak ada sumbernya , adalah juga mencakup pembicaraan kijang kepada nabi Muhammad saw.  jadi, bukan sekedar penghormatan atau salam saja , seperti yang dipahami oleh al-Allamah ali al-Qari, ketika mensyarahi kitab as-Syifa karya al-Qhadi iyadh.            Kesimpulannnya, hadis tentangtaslim al-Ghazalah (penghormatan seekor kijang kepada nabi) adalah seperti penegasan imam ibn katsir adalah palsu (maudhu’). Sedangkan hadits tentang seekor kijang berbicara kepada nabi Muhammad saw. Adalah ;sangat lemah. Dan hadits hadits  yang lemah (dhaif) tidak dapat dipakai sebagai dalil untuk menetapkan  adanya mu’jizat , karena masalah mu’jizat adalah masalah aqidah yang tidak dapat di tetapkan kecuali dengan al-Quran dan atau al-Hadits yang shahih.Wa allah A’lam. @D/mt 

Tanpa Nama berkata...

tudia melatah dah !

Tanpa Nama berkata...

Nabi Muhammad S.A.W. boleh bercakap dgn binatang ke?
Konfius betul. Tak pernah dengar.

Suku Samdol berkata...

Lari dari tajuk lagi mamat nih.
Soalan dari Tuan TT, dia cakap ngan rusa tu pakai bahasa apa?
Soalan senang aje tapi jawapan mamat nih kelauttt ...

Tanpa Nama berkata...

Apa kebende nih

Satu DAJJAL punyea pasal BSI bank Singapore ke TUTUP

CEO BSI Switzerland kena buang kerja


Satu DAJJAL punyea pasal saja guna bahasa NAJIS kata TUN


Ber puluh puluh keluarga susah hilang punca Gajian


Mangsa semua bukan KIJANG pasti cakap SHIT !!!!!!!!!

SHIT !!!!!!!!!!!!

Ini bahas prnulis melayu sudah tak ada lagi


SHIT !!!!!!

Kalau nak BERAK pun jangan merata rata lah sampai 3 Juta tempat


Kepala Otak !!!!!!!

Tanpa Nama berkata...

Padan aihh.mmg dia dah la tu.mmg stail tukaq tiub duk pelaga orang lam blog ni.sorang tukang pelaga.sorang tukang duk hantam.elok

Tanpa Nama berkata...

Tidak ada apa yg mustahil bg Allah swt. Nabi Sulaiman as boleh memahami percakapan semut(surah An Nahl)

Tanpa Nama berkata...

Kihkihkih.nama abam janggout tuu.. kemaih elokk

malaysiabeautiful berkata...

Ustaz Anon. Sirah nabawiah dan hadis mana boleh terjemah ikut selera setempat ya akhi. Itu yang jadi macam cerita nabi buat kenduri roti jala cecah kari tu.

malaysiabeautiful berkata...

Ustaz Anon. Sirah nabawiah dan hadis mana boleh terjemah ikut selera setempat ya akhi. Itu yang jadi macam cerita nabi buat kenduri roti jala cecah kari tu.

Tanpa Nama berkata...

Woi..ostat ni ada PhD, dia buat research ka hadis palsu ka hadis isreliyat? Lama jadi jes roti jala ustat kazeeem